Tuesday, November 4, 2025

Mengatur Ketajaman Gambar dalam Fotografi

Mengatur Ketajaman Gambar dalam Fotografi

Kamu pasti kadang penasaran kenapa sebuah foto bisa tajam? Kenapa belakangnya bisa ngeblur? Kenapa foto bisa tajam semua?

Banyak faktor yang memengaruhi ketajaman gambar, mulai dari kemampuan fokus kamera, kedalaman bidang (depth of field), hingga teknik memegang kamera yang stabil. Memahami cara mengatur ketajaman membantu fotografer menghasilkan karya yang profesional dan berkarakter.


Dulu sekali, saat saya pertama kali masuk ke dunia fotografi saya hanya memiliki lensa kit. Ikut acara hunting foto, yang lain bisa menghasilkan foto yang ngeblur2. Sedangkan foto saya tajam semua, ternyata memang 18-55mm nikor f3.5 agak susah untuk digunakan foto portrait. Lensa ini cocok sekali untuk foto dokumentasi dan liputan. Akhirnya dengan budget seadanya coba beli lensa manual, dapat tuh hasil creamy bokeh. Tapi sayangnya ketajaman kurang. Endingnya saya beli Nikkor 50mm f1.8 yang masih saya pakai sampai sekarang untuk foto portrait ataupun pose wedding.


Fokus adalah kunci utama dari ketajaman gambar. Dalam kamera digital, fokus bisa diatur secara otomatis (autofocus) maupun manual. Autofocus ideal digunakan untuk kondisi bergerak cepat seperti acara atau olahraga, sementara manual fokus lebih cocok untuk situasi terkontrol seperti pemotretan produk atau makro. Kamu perlu memperhatikan titik fokus pada subjek utama. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah fokus jatuh di area yang salah, misalnya di latar belakang, sehingga subjek utama tampak kabur. Oleh karena itu, latihan memilih titik fokus secara tepat sangat penting. Kemudian memilih bukaan atau apperture juga sangat penting, begitupun focal length.

Selain fokus, kedalaman bidang atau depth of field (DOF) juga berperan besar dalam menciptakan ketajaman visual. DOF ditentukan oleh bukaan diafragma (aperture), jarak subjek, dan panjang fokus lensa. Bukaan kecil (f/8 hingga f/16) akan menghasilkan area tajam yang lebih luas, cocok untuk foto pemandangan atau kelompok orang. Sebaliknya, bukaan besar (f/1.8 atau f/2.8) membuat area fokus sempit, menciptakan efek bokeh lembut di latar belakang. Fotografer dapat memanfaatkan DOF secara kreatif untuk mengarahkan perhatian penonton pada subjek utama.


Bokeh didapatkan saat kamu menggunakan lensa dengan bukaan yang besar seperti f1.4 , f1.8 gambar mulai jadi makin luas depth of fieldnya saat berada di f 3.5 dan seterusnya.

Kondisi cahaya dan teknik pengambilan juga memengaruhi ketajaman gambar. Dalam pencahayaan rendah, kamera cenderung menurunkan kecepatan rana (shutter speed), sehingga risiko gambar buram meningkat. Solusinya, gunakan tripod atau tingkatkan ISO dengan bijak agar foto tetap tajam tanpa terlalu banyak noise. Selain itu, cara memegang kamera yang stabil, penggunaan mode burst, dan memanfaatkan fitur image stabilization pada lensa dapat membantu menjaga hasil tetap tajam meski di kondisi sulit.

Dengan memahami teknik fokus, mengontrol depth of field, serta menjaga kestabilan dan pencahayaan, fotografer dapat mengabadikan momen dengan presisi tinggi.



Monday, October 20, 2025

Menentukan Variabel Pencahayaan dalam Fotografi

Menentukan Variabel Pencahayaan dalam Fotografi

Memotret itu simpel, punya kamera. Bisa setting kamera. Bisa jepret. Bisa komposisi, selesai sudah.

Tapi untuk menggunakan DSLR kamu harus paham variabel pencahayaan. Yaitu. Segitiga Eksposure.

Tiga variabel utama yang saling berkaitan disebut “Segitiga Eksposur (Exposure Triangle)”, yaitu ISO, Shutter Speed, dan Aperture (bukaan lensa). Ketiganya bekerja bersama untuk mengontrol seberapa banyak cahaya yang diterima sensor kamera, sekaligus memengaruhi karakter visual foto yang dihasilkan.

ISO

Secara arti, ISO atau ASA (dalam fotografi film) adalah kemampuan atau tingkat sensitifitas sensor pada kamera terhadap cahaya. Maka semakin tinggi ISO cahaya akan semakin banyak masuk.

Simpelnya, ISO seperti gayung. Semakin besar gayung yang digunakan, maka air yang masuk akan semakin banyak.

Untuk pemula, pengaturan ISO terkadang membingungkan. Berikut beberapa tips atau ukuran ISO yang saya gunakan saat saya mengambil gambar yang bisa juga kamu gunakan.

ISO 100 biasanya saya gunakan saat matahari bersinar cerah dan terang. Seperti siang hari dan outdoor. Ataupun pada sore hari saat matahari berlinang cahaya.

ISO 200 biasanya saya gunakan saat matahari agak meredup ataupun sudah terlalu sore. Saat mau hujan dan matahari tertutup awan juga, biasanya ISO 200 bermain.

ISO 400 sering saya gunakan saat siang hari di dalam ruangan. Apabila saya menggunakannya di luar ruangan, kemungkinan cahaya sudah sangat gelap. Matahari sudah lumayan tenggelam.

ISO 800 digunakan dalam ruangan yang hanya menggunakan bantuan lampu. Namun apabila anda menggunakan flash, anda bisa menurunkan ISO anda.

ISO 1600 dan seterusnya. Digunakan saat kondisi sangat minim cahaya dan tidak ada bantuan cahaya tambahan.

Kamu harus sering melakukan trial dan error saat mengambil foto. Lihat keadaan cahaya sekitar dan perkirakan ISO berapa yang ideal untuk kondisi pencahayaan seperti itu. Jadi selain ISO, diri kita sendiri pun harus sensitif dengan kondisi cahaya di sekitar.

Shutter Speed

Secara arti, shutter speed berarti "waktu" dimana sensor kita ‘melihat’ subyek yang akan kita foto.  Maka semakin lama shutter speed yang kita tentukan, cahaya akan semakin banyak masuk.

Untuk pemula, pengaturan Shutter Speed terkadang membingungkan. Berikut beberapa tips atau ukuran Shutter Speed yang saya gunakan saat saya mengambil gambar.

15” , 10”, 5”

Settingan ini disebut Slow speed, karena shutter akan terbuka selama waktu yang mencapai hitungan detik. Hal ini membuat sensor banyak sekali mendapatkan cahaya.

1/15, 1/30

Settingan shutter speed seperti ini biasanya digunakan di daerah yang minim cahaya. Sehingga diperlukan waktu yang cukup lama untuk menutup shutter agar cahaya banyak masuk. Namun menggunakan Shutter Speed seperti ini sangat rawan shaking atau goyang dikarenakan waktu yang cukup lama. Kecuali mempunyai lensa yang memiliki VR.

1/50 sd 1/500

Settingan seperti ini biasanya yang saya gunakan secara casual atau sehari – hari. Baik itu untuk modelan, liputan, wedding ataupun prawedding. Karena shutter speed di daerah ini lumayan aman dan tidak rawan shaking.

1/500 ke atas

Shutter speed seperti ini biasa saya gunakan untuk memfreeze ataupun membuat siluet. Ataupun apabila cahaya di lokasi sangat terang benderang.

Seringlah lakukan trial dan error saat mengambil foto. Lihat keadaan cahaya sekitar dan perkirakan Shutter Speed berapa yang ideal untuk kondisi pencahayaan seperti itu. Jadi selain Shutter Speed, dirimu pun harus sensitif dengan kondisi cahaya di sekitar.
Selamat mencoba.


Aperture (F)

Aperture mengatur seberapa besar lubang di dalam lensa terbuka untuk membiarkan cahaya masuk.
Nilainya dinyatakan dalam angka f, seperti f/1.8, f/2.8, f/4, f/8, f/16.

Aperture besar (f kecil, seperti f/1.8):
Cahaya masuk lebih banyak → hasil lebih terang.
Depth of field (ruang tajam) sempit → latar belakang jadi buram (bokeh).
Ideal untuk foto portrait atau wedding.
Jadi kalau kamu pengen foto2 dengan bokeh, carilah lensa yang bisa mempunyai bukaan yang besar seperti 1.2 1.8 2.0 2.2 2.8 

Aperture kecil (f besar, seperti f/8 – f/16):
Cahaya masuk lebih sedikit → hasil lebih gelap.
Ruang tajam luas → seluruh pemandangan tampak fokus.
Ideal untuk foto landscape atau group photo atau foto tengah dalam wedding.


Seringlah lakukan trial dan error saat mengambil foto. Lihat keadaan cahaya sekitar dan perkirakan Aperture berapa yang ideal untuk kondisi pencahayaan seperti itu. Jadi selain mengenal Aperture, diri kita sendiri pun harus sensitif dengan kondisi dan hasil yang kamu inginkan.
Selamat mencoba.

Efek Artistik dari Pengaturan Eksposur
Overexposure (terlalu terang): detail di area terang hilang (highlight blown out).
Underexposure (terlalu gelap): detail di area bayangan hilang.
Exposure tepat (ini yang diperlukan untuk basic fotografi): 
semua area memiliki detail seimbang, bisa dicapai dengan kombinasi tiga variabel di atas.

Thursday, October 9, 2025

Menentukan Elemen Pencahayaan dalam Fotografi

Menentukan Elemen Pencahayaan dalam Fotografi

Saat kamu ingin memotret, pencahayaan adalah salah satu elemen terpenting yang menentukan kualitas dan suasana sebuah foto. Tanpa pencahayaan yang tepat, hasil foto bisa tampak datar, kusam, atau kehilangan makna visual. Karena itu, kamu harus memahami dan mampu mengatur elemen pencahayaan menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap fotografer.

Saya mau cerita sedikit tentang pengalaman saya, saya adalah fotografer penyuka cahaya alami dari matahari. Sehingga saat saya membuat foto produk seperti foto makanan untuk buku menu, ataupun foto produk. Saya tidak mau bila makanan tidak terkena cahaya matahari. Pengalaman foto makanan yang saya lakukan bisa kamu liat di buku menu Restaurant di Lembuswana yaitu restaurant Menara Gading, kemudian di majalah ClubMagz dan TimelineMagz juga banyak sekali hasil jepretan foto produk saya.


1. Sumber Cahaya: Alami dan Buatan

Secara umum, sumber cahaya dalam fotografi dibagi menjadi dua jenis: cahaya alami dan cahaya buatan.

Cahaya alami berasal dari matahari. Karakter cahaya ini berubah tergantung waktu dan kondisi cuaca. Cahaya pagi cenderung lembut dan hangat, sementara cahaya siang bisa lebih keras dan menghasilkan bayangan tegas.

Cahaya buatan berasal dari lampu studio, flash, LED, atau sumber cahaya lainnya yang dapat dikontrol. Keunggulannya, fotografer bisa mengatur arah, warna, dan intensitas sesuai kebutuhan.

baca juga :

Saya yang awalnya kurang suka menggunakan cahaya buatan, mau tidak mau belajar flash dan sumber cahaya buatan lainnya dikarenakan kebutuhan dalam membuat foto dokumentasi berupa wedding, tasmiyah, akad, resepsi dan lamaran. Sehingga mau bagaimanapun juga, kamu juga harus bisa belajar untuk menggunakan sumber cahaya buatan pada proses pemotretanmu.

Seorang fotografer yang mahir biasanya mampu memadukan keduanya untuk menciptakan hasil foto yang dramatis dan seimbang.

2. Intensitas Cahaya

Intensitas mengacu pada seberapa terang atau redup cahaya yang digunakan.

Untuk mengatur intensitas, fotografer bisa:

Menyesuaikan bukaan lensa (aperture), ISO, atau kecepatan rana (shutter speed).

Menggunakan alat bantu seperti diffuser, reflector, atau softbox agar cahaya lebih lembut dan merata.

Intensitas cahaya yang berlebihan dan settingan yang salah akan membuat hasil foto overeksposure.

Intensitas cahaya yang redup dan settingan yang salah akan membuat hasil foto undereksposure.

3. Arah Cahaya

Arah datangnya cahaya memiliki pengaruh besar terhadap bentuk dan tekstur objek.

Berikut jenis arah cahaya yang umum digunakan:

Front Light (Cahaya Depan): membuat warna tampak jelas, tapi bisa mengurangi dimensi.

Side Light (Cahaya Samping): menonjolkan tekstur dan bentuk, cocok untuk foto potret dramatis.

Back Light (Cahaya Belakang): menciptakan siluet dan efek artistik.

Top Light dan Under Light: sering digunakan untuk efek khusus seperti menambah misteri atau menonjolkan bentuk tertentu.

Mengetahui cara memanfaatkan arah cahaya membantu fotografer mengontrol kesan visual dalam foto.

4. Warna Cahaya (Color Temperature)

Setiap sumber cahaya memiliki warna atau suhu cahaya (color temperature) yang berbeda.

Misalnya:

Cahaya matahari pagi → kehangatan kuning keemasan (warm tone).

Cahaya siang hari → putih netral.

Lampu neon atau LED → cenderung kebiruan (cool tone).

Fotografer dapat menyesuaikan warna cahaya dengan pengaturan white balance pada kamera untuk menjaga warna tetap natural atau justru menciptakan efek tertentu sesuai konsep foto.

5. Kombinasi Cahaya untuk Efek Kreatif

Dalam praktiknya, fotografer sering mengombinasikan berbagai elemen pencahayaan untuk menciptakan suasana yang diinginkan.

baca juga :

Contohnya:

Menggabungkan back light dari matahari dengan fill light dari reflektor untuk potret outdoor.

Menggunakan lampu warna untuk efek mood tertentu di foto produk atau konsep artistik.

Eksperimen dengan kombinasi cahaya adalah cara terbaik untuk memahami karakter pencahayaan dan menemukan gaya pribadi dalam fotografi.

Menentukan elemen pencahayaan bukan hanya soal teknis, tetapi juga seni dalam memahami bagaimana cahaya berinteraksi dengan objek. Dengan menguasai sumber, intensitas, arah, dan warna cahaya, fotografer dapat mengendalikan nuansa, kedalaman, dan emosi dalam setiap jepretan.

Wednesday, October 8, 2025

Pentingnya Mengecek kondisi kamera, sensor, lensa, dan memori sebelum pemotretan.

Memeriksa Perangkat Kamera

Pentingnya Mengecek kondisi kamera, sensor, lensa, dan memori sebelum pemotretan.

Sebelum kamu melakukan kegiatan pemotretan, kamu perlu memastikan bahwa kamera berada dalam kondisi prima. Pemeriksaan ini merupakan tahap penting yang sering kali diabaikan, padahal dapat berpengaruh besar terhadap kualitas hasil foto dan kelancaran proses pemotretan.

1. Baterai
Hal yang paling pertama kamu lakukan adalah mengecek Baterai. Baik itu baterai kamera ataupun flash karena hal ini adalah hal yang paling krusial dari semua pengecekan. Kamera gak bakal nyala tanpa baterai, ingat itu.

Saya pernah banget pada saat lagi ngejob baterai saya tiba - tiba drop, yang awalnya fullbar namun tiba - tiba jadi satu. Mulailah jadinya panik, di tengah - tengah istirahat mencharge baterai. Untungnya saya selalu membawa charger baterai kamera. Setelah kejadian itu, saya beli baterai cadangan untuk selalu ready dan siap berjaga - jaga.

2. Mengecek Memori dan Penyimpanan Data
Periksalah kartu memorimu, pastikan kapasitasnya cukup dan tidak rusak. Lakukan format ulang di dalam kamera untuk menghindari kesalahan pembacaan file. Sebaiknya juga membawa kartu memori cadangan guna mengantisipasi kebutuhan tambahan penyimpanan atau kemungkinan kerusakan mendadak.


3. Mengevaluasi Kondisi Lensa
Lensa memiliki peran vital dalam menentukan ketajaman dan kejernihan gambar. Periksa permukaan lensamu dari debu, sidik jari, atau goresan. Gunakan lens blower dan kain mikrofiber untuk membersihkannya. Selain itu, pastikan settingan autofocus dan zoom ring berfungsi dengan lancar tanpa hambatan mekanis.


4. Mengecek Kondisi Fisik Kamera
Pastikan bodi kameramu bersih, tombol-tombol berfungsi dengan baik, dan tidak ada kerusakan pada bagian luar seperti retakan atau baut yang longgar. Pemeriksaan sederhana ini membantu menghindari kendala teknis saat pengambilan gambar berlangsung.

5. Pengujian Fungsi Kamera
Sebelum kamu memulai sesi pemotretan, lakukan pengujian singkat dengan mengambil beberapa gambar percobaan. Cek hasilnya melalui layar LCD untuk memastikan warna, ketajaman, dan fokus berfungsi sesuai harapan. Hal ini juga membantu mendeteksi potensi masalah sejak awal.

Memeriksa perangkat kamera sebelum pemotretan bukan sekadar rutinitas teknis, tetapi bagian penting dari profesionalisme seorang fotografer. Dengan memastikan kondisi kamera, sensor, lensa, dan memori dalam keadaan optimal, fotografer dapat meminimalkan risiko kegagalan teknis serta menghasilkan foto yang berkualitas tinggi dan konsisten.

baca juga :

Tuesday, October 7, 2025

Mengenal jenis kamera (DSLR, Mirrorless, HP), kelebihan, kekurangan, dan penggunaannya.

Mengenal jenis kamera (DSLR, Mirrorless, HP), kelebihan, kekurangan, dan penggunaannya.

Kamu tau handphone sudah bagus untuk mengambil foto, tapi ada juga kamera DSLR dan Mirrorless.

Apalagi sekarang makin banyak lagi teknologi baru, seperti kamera handphone yang menggunakan Artificial Inteligence yang ada di HP flagshipnya milik Samsung.


Walaupun sekarang istilah kamera DSLR, Mirrorless, sudah mulai akrab di telinga orang awam. Namun banyak juga yang belum mengetahui apa sebenarnya bedanya kamera - kamera tersebut.

Langsung aja saya terangkan sedikit :

Kamera Handphone adalah kamera yang ada di Smartphone ataupun Handphone kamu.

DSLR adalah digital single lens reflek nah di mana artinya gambar yang dihasilkan oleh DSLR adalah pantulan dari pada cermin kemudian menuju sensor. 

Mirrorless dengan kata dasar Mirror yang berarti cermin Less artinya tanpa. Berarti kamera Mirrorless adalah kamera yang beroperasi tanpa cermin, cermin yang ada di dalam kamera DSLR itu dihilangkan sehingga kamera ini disebut mirrorless atau tanpa cermin.


Kamera Handphone unggul dalam hal portability atau sangat mudah dibawa, teknologi bisa jadi teknologi yang terbaru, pengaturan juga mudah.

Kamera DSLR unggul dalam daya tahan baterai dan ketersediaan lensa serta aksesoris yang luas, menjadikannya pilihan yang kuat untuk berbagai kebutuhan fotografi dan kontrol manual yang superior. Dapat dicetak dalam ukuran yang besar tanpa kehilangan detail.

Sementara itu, kamera mirrorless lebih ringkas, lebih ringan, menawarkan perekaman video berkualitas tinggi (seperti 4K), dan kemampuan untuk mengambil gambar tanpa suara, sehingga ideal untuk videografi dan perjalanan. 

Kekurangan Kamera Handphone

Kualitas gambar dan pencahayaan, keterbatasan optical zoom dan lensa, fitur yang terbatas, ukuran sensor yang kecil, dan daya tahan baterai yang seringkali cepat habis. Juga hasil foto kurang bisa untuk digunakan dalam pencetakan ukuran besar.

Kekurangan Kamera DSLR

Ukuran dan Berat: Bodi dan lensa DSLR cenderung lebih besar dan berat, sehingga kurang portabel. 

Sistem Autofokus: Autofokus pada mode live view atau video bisa lebih lambat dan kurang akurat dibandingkan mirrorless. 

Tidak Bisa Melihat Hasil Akhir di Viewfinder: Viewfinder optik tidak menunjukkan hasil eksposur, warna, dan depth of field secara langsung seperti pada mirrorless. 

Kekurangan Kamera Mirrorless

Daya Tahan Baterai: Penggunaan layar dan EVF yang terus-menerus menguras baterai, sehingga daya tahan baterai lebih rendah dibandingkan DSLR. 

Potensi Keterlambatan Tampilan: Meskipun sudah canggih, EVF (Electronic View Finder) bisa memiliki sedikit delay atau jeda tampilan dibandingkan viewfinder optik DSLR. 

Setelah mengetahui Kelebihan dan Kekurangan dari DSLR, Mirrorless dan Kamera Handphone di atas kamu jadi lebih tertarik untuk menggunakan kamera yang mana? Kamu seorang traveler, sebaiknya lebih ke mirrorless dan kamera handphone. Kamu penyuka foto makro, landscape, sport, momen, wedding, fashion.  maka gunakanlah DSLR. Mirrorless juga bisa untuk itu semua, namun selalu siapkan baterai cadangan.

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Saya disini menjelaskan semua ini untuk membantu kamu, siapa tau kamu ingin masuk lebih dalam ke dunia fotografi, bisa saja kamu yang membaca ini anak SMK yang masih belajar, atau bapak bapak yang ingin berekspresi dan punya hobby baru, atau mas - mas yang memang menyukai untuk mengambil momen.

Setiap fotografer memiliki tujuannya masing - masing, saya ada untuk membantu kamu bertumbuh.

Saya juga bisa menjadi fotografer untuk menangkap momen yang tercintamu dengan jasa foto saya. Kalau kamu tidak punya waktu atau kesempatan untuk belajar fotografi.

Atau kamu mau belajar ngedit dengan Photoshop? 

Saya membuka kelas online berbasis komunitas di Discord, tempat kamu bisa belajar langsung lewat live editing, praktik bersama, dan tanya jawab interaktif.

Kelas ini dirancang untuk kamu yang ingin paham Photoshop dari nol — tanpa tekanan, tanpa teori berlebihan, langsung praktik.


 Apa yang Akan Kamu Pelajari


Dasar-dasar Photoshop dan interface-nya

Cara memperbaiki warna, kontras, dan pencahayaan

Teknik sederhana untuk mempercantik foto

Cara menyesuaikan tone dan mood gambar

Fitur Spesial di Discord

Live Editing Bersama Mentor – Belajar langsung dengan contoh nyata


Diskusi Real-Time – Tanyakan kesulitanmu saat itu juga


Studi Kasus Nyata – Bahas hasil karya peserta dan cara memperbaikinya


Belajar Photoshop tidak harus rumit. Dengan pendekatan sederhana dan bimbingan langsung, kamu akan cepat paham dasar-dasar editing yang bisa kamu pakai untuk desain, fotografi, atau bahkan konten media sosial.


IDR 200.000

Platform: Discord

Durasi per sesi : 1 Jam 45 Menit

Mentor: @ryudhis


Ayo gabung sekarang dan mulai perjalananmu menjadi editor visual yang percaya diri!


Klik “Daftar Sekarang” dan temukan cara termudah belajar Photoshop dari nol.


baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer



Monday, October 6, 2025

Belajar Photoshop dari Nol — Langsung Bareng Mentor di Discord!

Belajar Photoshop dari Nol — Langsung Bareng Mentor di Discord!

Kuasai dasar editing foto dan desain visual dengan cara santai tapi efektif.

Di Indonesia, jurusan DKV semakin populer, tapi banyak siswa — bahkan lulusan SMK — belum memahami dasar editing menggunakan Photoshop.
Padahal, kemampuan ini adalah fondasi penting dalam dunia desain dan fotografi digital.
Tanpa kemampuan mengedit, hasil karya tidak bisa maksimal menyampaikan pesan visual.

Banyak siswa magang yang saya temui belum tahu cara menyeimbangkan warna, memperbaiki tone, atau menghapus objek mengganggu.

Saya membuka kelas online berbasis komunitas di Discord, tempat kamu bisa belajar langsung lewat live editing, praktik bersama, dan tanya jawab interaktif.

Kelas ini dirancang untuk kamu yang ingin paham Photoshop dari nol — tanpa tekanan, tanpa teori berlebihan, langsung praktik.

 Apa yang Akan Kamu Pelajari

  • Dasar-dasar Photoshop dan interface-nya
  • Cara memperbaiki warna, kontras, dan pencahayaan
  • Teknik sederhana untuk mempercantik foto
  • Cara menyesuaikan tone dan mood gambar

Fitur Spesial di Discord

  • Live Editing Bersama Mentor – Belajar langsung dengan contoh nyata

  • Diskusi Real-Time – Tanyakan kesulitanmu saat itu juga

  • Studi Kasus Nyata – Bahas hasil karya peserta dan cara memperbaikinya

Belajar Photoshop tidak harus rumit. Dengan pendekatan sederhana dan bimbingan langsung, kamu akan cepat paham dasar-dasar editing yang bisa kamu pakai untuk desain, fotografi, atau bahkan konten media sosial.

IDR 200.000

Platform: Discord

Durasi per sesi : 1 Jam 45 Menit

Mentor: @ryudhis


Ayo gabung sekarang dan mulai perjalananmu menjadi editor visual yang percaya diri!
Klik Daftar Sekarang dan temukan cara termudah belajar Photoshop dari nol.

Wednesday, January 1, 2025

Syarat Nikah KUA Samarinda

Syarat Nikah KUA Samarinda 2025

Artikel ini dibuat untuk kamu yang sedang mencari Syarat Nikah KUA di Samarinda .

Saya sudah beberapa kali membantu teman dan keluarga untuk mengurus pernikahan mereka, jadi saya cukup hafal dan tau beberapa informasi dan persyaratan untuk mengurus pernikahan di KUA di Samarinda.


Berikut Syarat Nikah KUA Samarinda yang biasanya diminta :

Surat Pengantar Nikah dari RT domisili Calon Mempelai Pria & Wanita

Asli/Copy Kartu Keluarga (KK) Calon Mempelai Pria & Wanita

Asli/Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Calon Mempelai Pria & Wanita

Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Orang Tua Kedua Mempelai

Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Saksi Saksi dan Wali Nikah

Copy Ijazah / Akte Kelahiran kedua Mempelai

Surat Cerai u/. Janda atau Duda

Surat Keterangan Nikah Gereja bagi Non Muslim

Blanko N1 , N2 , N4 , N5 dari Kelurahan

Pas Photo Gandeng Latar Biru 4x6 1 Lembar

Pas Photo Calon Mempelai Wanita Latar Biru 3x4 1 Lembar

Pas Photo Calon Mempelai Pria Latar Biru 3x4 1 Lembar

Pas Photo Kedua Calon Mempelai Latar Biru 2x3 masing-masing 3 Lembar

Surat Uji Kesehatan Kedua Mempelai


Kalau kamu bertempat tinggal di Area Lempake, Mugirejo, Kelurahan Sungai Pinang, Kelurahan Sempaja, Kelurahan Bengkuring, Daman Huri kamu bisa banget ambil PAKET SYARAT NIKAH di Avenue Photo Studio di Mugirejo.


PAKET SYARAT NIKAH

IDR 150.000 

Kamu akan mendapatkan :

Foto Gandeng + Cetak 4x6 4 Lembar                                                                               

Foto Latar Biru Calon Mempelai Pria + Cetak 3x4 4 lembar + Cetak 2x3 5 Lembar    

Foto Latar Biru Calon Mempelai Wanita + Cetak 3x4 4 lembar + Cetak 2x3 5 Lembar             

Fotokopi Kartu Keluarga Kedua Mempelai Masing - Masing 3 Lembar                           

Fotokopi KTP Kedua Mempelai Masing - Masing 9 Lembar                                           

Copy Akta Kelahiran Kedua Mempelai Masing - Masing 3 Lembar    


Kalau kamu mau menuju ke lokasi AVENUE PHOTOWORKS langsung klik link ini.

                       


Friday, June 7, 2024

Membahas Tentang Foto Tasmiyah dan Aqiqah

Membahas Tentang Foto Tasmiyah dan Aqiqah

Saya seringkali memegang dokumentasi acara tasmiyah dan aqiqah, di mana acara tasmiyah ini adalah acara yang cukup sakral dan baiknya momennya diabadikan dalam sebuah foto, karena tasmiyah adalah pemberian nama terhadap anak dan biasanya hanya sekali saja dilakukan seumur hidup.

Upacara Gunting Rambut bayi setelah dia lahir atau biasa disebut tradisi Tasmiyah, disyariatkan dan disunnahkan dalam Islam. Dalam hadis Samirah disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak terikat dengan ‘aqidahnya. Pada hari ketujuh disembelihkan hewan untuknya, diberi nama, dan dicukur” (HR. al-Tirmidzi)


Aqiqah menurut Islam adalah menyembelih kambing atau domba sebagai bentuk tanda syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas lahirnya anak yang dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran anak.

Adapun yang dimaksud dengan tasmiyah dalam hal ini merujuk pada memberi nama kepada anak yang baru lahir. Makna tasmiyah lainnya adalah mengucapkan kata Bismillah saat menyembelih hewan.

Namun tasmiyah tidak harus selalu di hari ketujuh bisa juga saat orang tuanya sudah mampu untuk tasmiyahi dan mengaqiqah anak tersebut.

Di Samarinda sendiri AVENUE PHOTOWORKS adalah yang menawarkan jasa foto tasmiyah dan jasa foto aqiqah Samarinda. Harga dan penawaran yang ditawarkan dari saya sebagai fotografer samarinda pun memiliki berbagai macam variasi dan paket tertentu, serta kamu juga bisa mendapatkan promo-promo yang ditawarkan fotografer apabila booking terlebih dahulu sebulan sebelum acara tasmiyah dan aqiqah.




Saturday, July 16, 2022

FLASH YONGNUO 560 IV review setelah pemakaian kurang lebih empat tahun

FLASH YONGNUO 560 IV review setelah pemakaian kurang lebih empat tahun

Artikel ini dibuat untuk kamu yang sedang mencari referensi lampu flash yang cukup murah dan gampang digunakan untuk belajar menggunakan cahaya tambahan. 

Sewaktu gue masih belajar fotografi di sekitar tahun 2015. Gue sempat kebingungan bagaimana cara memotret menggunakan flash. Karena pelajaran paling basic yang gue pelajari adalah bagaimana memotret dengan menggunakan segitiga eksposure. Saat flash masuk ke dalam variable lainnya, maka segitiga eksposure jadi tidak terlalu sama lagi cara penggunaannya.

Ada cerita dimana gue kebingungan menggunakan flash di blog ini. Ceritanya bisa dibaca di sini.

Karena gue penasaran bagaimana sih caranya menggunakan flash. Maka gue waktu itu beli yongnuo seri YN 460 second dari sesama  teman fotografer juga, sewaktu itu harganya sekitar 320 ribu rupiah. Namun dikarenakan seringkali hanya menaruhnya di dalam tas dan pemakaian yang terus  menerus flash ini patah di bagian hot shoenya.

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Untungnya (Indonesia banget gue, mau rusak pun tetap bilang untung) flash ini rusak setelah gue ngejob, bukan pada saat ngejob. Kemudian gue segera cari penggantinya. Akhirnya pilihan jatuh ke YN 460 mark II second dan itu juga punya teman. 


Tapi setelah beberapa kali ngejob akhirnya gue sadar, gain yang didapat dari YN 460 ini masih kurang kencang. Sampai akhirnya di tahun 2018 saya membeli flash YN 560 IV ini sebanyak dua buah. Second juga dari seorang fotografer yang mengupgrade flashnya jadi Godox.

Flash YN 560 ini lumayan kuat gainnya dan sudah mempunyai receiver sendiri di dalamnya, jadi kalau punya triggernya. Maka flash tersebut tidak perlu lagi dipasangi receiver. Kelemahannya dari flash ini untuk warna lampu kalau menggunakan speed flash sekitar 1/8 maka warnanya bakalan agak biru.


Sedangkan kalau godox saya pernah coba yang GODOX TT 600 warnanya agak warm. 

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Kembali ke Flash YN 560 ini selama pemakaian 4 tahun belum pernah ada masalah yang berarti. Baterai ya pasti boros, alkaline cuma bisa dipakai dua kali ngejob bahkan mungkin sekali kalau sampai sore. Namun untuk hal build quality dan pada saat pemakaian sangat jarang bermasalah.

Beberapa teman ada yang sudah mulai mengalami kerusakan dikarenakan umur juga, engselnya mulai lemes dan flash tidak bisa diatur dengan leluasa. Tapi untuk pemula dan untuk kamu yang mempunyai dana yang terbatas. Flash ini masih worthed banget buat dibeli.


Link YN 560 IV di marketplace :

Shopee : 

https://shope.ee/1L2c5kombQ


Thursday, May 12, 2022

Tips Agar Lensa tidak berjamur

Saat kamu memotret dan ternyata hasil fotonya menjadi tidak tajam, ternyata bisa saja lensa kamu jamuran. Konten kali ini akan coba membahas tentang maintenance agar lensa tidak berjamur.

Bayangkan saat kamu memotret model dengan langit yang cerah, namun entah kenapa hasilnya ada benda benda hitam tidak jelas terdapat di langit padahal saat itu tidak ada. Bisa saja itu adalah jamur yang mempengaruhi lensamu.

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Saya pernah mengalami hal ini dan cukup kerepotan dikarenakan foto menjadi tidak tajam dan menghabiskan waktu untuk editing. Di post kali ini saya akan membahas tentang beberapa hal yaitu bagaimana cara mengecek lensamu ada jamurnya atau tidak dan cara merawat lensamu agar terhindar dari jamur.

kamu pernah juga mengalami lensa jamuran? komentar di kolom komentar di bawah !

CARA MENGECEK LENSAMU ADA JAMURNYA ATAU TIDAK

Lepas lensamu dari body kamera, kemudian ada kenop di belakang lensa, coba kamu tekan sambil kamu luruskan ke cahaya lampu seperti meneropong, bila berjamur maka akan keliatan jamur tersebut di dalam lensamu.

Saat lensamu terdeteksi jamur, maka kamu bisa segera mencari jasa di kota sekitarmu untuk cuci lensa. Usahakan carilah tempat service dan cuci lensa yang profesional dan sudah sering menangani berbagai macam lensa.

Apabila lensamu bersih dari jamur, maka saatnya kamu harus merawatnya.

CARA MERAWAT LENSAMU AGAR TERHINDAR DARI JAMUR

Sering - seringlah membersihkan lensa. Lensa yang kotor akan membuat lensa menjadi lebih mudah berjamur. Apalagi ada bekas jari yang menempel pada lensa tersebut. Kamu sebaiknya membeli cleaning kit untuk lensa yang banyak tersedia di marketplace. Saya sendiri membeli cleaning kit untuk membersihkan lensa dan kamera saya.

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Kamu juga bisa menambahkan silica gel di tempat penyimpanan kameramu agar kamera dan lensamu terhindar dari kelembaban yang bisa menyebabkan lensa menjadi berjamur.

Ingat yang harus kamu beli adalah silica gel, jangan coba - coba menggunakan kapur barus karena malah akan merusak karet pada body lensamu.

Lensa berjamur adalah hal yang tidak kamu inginkan, belilah cleaning kit dan silica gel serta taruh pada tempat yang baik lensamu agar aman dari jamur. Sekian tulisan ini, di bawah akan saya kasi link marketplace tempat saya beli cleaning kit.

 Link CLEANING KIT LENSA DAN CAMERA yang saya beli di marketplace :


Shopee : 

https://shope.ee/89rGKmnJwm






Wednesday, May 5, 2021

Harga Fotografer Pernikahan di Samarinda

Harga Fotografer Pernikahan di Samarinda sangatlah variatif dikarenakan perbedaan keperluan yang diminta oleh konsumen. Karena blog ini adalah blog saya, jelas sekali saya akan memberitahu harga melalui sudut pandang saya sebagai vendor penyedia Jasa Fotografer Samarinda.




Avenue Photoworks menjadi jasa Fotografer Samarinda sejak tahun 2016. Dimulai dari menyediakan foto dan artikel untuk media lokal, foto menu, foto keluarga. Jasa fotografi kami terus berkembang dan menyediakan jasa fotografer untuk acara seperti ulang tahun, tasmiyah, Anniversaryevent dan pernikahan.


Untuk Harga Fotografer Pernikahan di Samarinda terutama untuk Akad dan Resepsi Rumahan dalam satu hari yang sama, Avenue Photoworks memberikan harga yang cukup terjangkau dimulai dari IDR 1.700.000 untuk foto unlimited, 120 foto 4R + album Jumbo 10 Sheets.

Untuk membooking jasa Avenue Photoworks


Friday, April 9, 2021

Kapan Lensa Bokeh Diperlukan ?

Kapan Lensa Bokeh Diperlukan ?

Jadi kamu adalah fotografer pemula dan masih mempertanyakan Apakah lensa Bokeh diperlukan untuk hobi fotografimu?

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Lensa Bokeh sangat berguna apabila selera kamu memang menyukai background yang ngeblur atau bokeh. Dan kalau kamu berniat untuk terjun ke dunia fotografi komersil maka lensa Bokeh bisa dipakai untuk pengambilan - pengambilan detail seperti misalnya cincin kawin, aksesoris, mawar, bahkan pakaian pengantin.

contoh foto bokeh untuk detail pernikahan

Lensa bokeh juga bisa digunakan untuk mengambil foto portrait pengantin sendirian maupun  berdua maka mereka bakal terlihat lebih mantap dengan Bokeh di belakang.

Lensa bokeh juga bagus digunakan untuk foto-foto foto prewedding atau foto-foto candid dari para pengunjung yang datang ke sebuah event ataupun acara-acara penting di keluargamu.

contoh foto bokeh untuk wedding

Lensa Bokeh paling penting digunakan pada saat foto portrait di mana lensa ini bakal mengisolasi gambar sehingga hanya objek yang ditampilkan menjadi lebih fokus.

contoh lensa bokeh untuk portrait


Lensa Bokeh ini biasanya juga disebut dengan lensa fix, namun lensa tele juga bisa menjadi lensa bokeh. Semakin panjang lensanya biasanya hasil foto akan semakin Bokeh. Hal ini tetap dipengaruhi juga oleh bukaan lensa tersebut. 


Saturday, March 20, 2021

DESAIN ARSITEKTUR UNTUK FOTOGRAFI

Artikel ini dibuat untuk teman-teman yang kemarin Banyak menanyakan saya tentang bagaimana mendesain ruang dengan kaitannya terhadap fotografi.

Untuk menyatukan pemikiran, pertama tama kita harus sepakat bahwa fotografi adalah tentang cahaya. Artinya disini seorang arsitek dalam mendesain harus memikirkan tentang pencahayaan sebuah ruangan.


Fotografer itu ada dua macam, ada yang suka foto menggunakan cahaya alami (natural light) ada juga yang suka menggunakan cahaya buatan. 


Karena cahaya alami dan cahaya buatan ini pastinya berbeda, maka saat mendesain pun juga harus berbeda.


Fotografer dengan studio yang menggunakan cahaya alami biasanya menyukai sebuah jendela besar dimana ada cahaya matahari bisa masuk atau yang bisa disebut Windows light. hal ini bisa ditemukan di foto-foto fotografer yang suka foto di hotel maupun cafe, dia menggunakan cahaya dari jendela besar di hotel untuk memfoto model ataupun client di dalam ruangan. Dan ini biasanya dilakukannya juga di studio miliknya, ada jendela jendela dimana cahaya natural masuk dan menerangi ruangan.


contoh windows light
contoh foto dengan windows light

Nah kalau fotografer yang menyukai cahaya buatan maka biasanya ruangan yang digunakan itu adalah ruangan yang benar-benar tertutup sehingga cahaya yang dihasilkan selalu konstan atau statik Jadi mau gimana pun tidak ada perubahan intensitas cahaya melainkan dari lighting lighting yang digunakan oleh fotografer tersebut.


contoh foto studio


Namun ada juga beberapa fotografer yang menggabungkan dua pencahayaan ini, yaitu natural light dan lighting buatan. Jadi sebenarnya desain arsitektur untuk sebuah studio itu tergantung dari keinginan fotografer itu sendiri, dia lebih suka cahaya yang seperti apa dan sangat mungkin untuk menggunakan keduanya.


Jadi untuk desain pintu dan jendela sudah jelas ya, bahwa pintu dan jendela adalah hal yang penting untuk seorang fotografer dikarenakan dari situlah masuknya cahaya natural ataupun dari situlah terbentuknya ruang yang tertutup untuk menggunakan lighting tambahan atau buatan.


baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer


Sekarang untuk langit-langit atau plafon, seorang fotografer menyukai plafon atau langit-langit yang flat atau lurus karena fotografer biasanya menggunakan cahaya tambahan dengan cara memantulkan lighting ke langit-langit sehingga menggunakan biasan cahaya tersebut untuk menerangi objek yang akan difoto. Namun ada lagi yang berpengaruh selain tekstur atau ketinggian pada langit-langit yaitu warna.  Dimana warna dinding ataupun warna langit-langit akan berpengaruh kepada warna kulit ataupun warna objek yang akan difoto. oleh karena itu para fotografer menyukai langit-langit yang berwarna putih, cokelat ataupun warna pink karena warna ini ini memberikan bias yang enak kepada warna kulit pada objek.


Namun ada juga beberapa fotografer yang mendesain langit-langitnya menggunakan Railing atau Rel dimana di rel tersebut ditaruh lighting untuk digunakan menerangi objek di bawah dan di sekitarnya biasanya ini digunakan di studio profesional di mana railing diatas tersebut bisa ditarik dan dibawa ke mana saja ke arah yang mau difoto.


Saya mau berbagi cerita sedikit, sekitar tahun 2010 saya pernah menemani teman saya untuk foto di sebuah studio profesional. Ruko besar dengan railing di langit - langitnya, jadi saat teman saya mau difoto, fotografer tersebut dengan mudahnya menarik lighting di langit - langit dan memindahkannya. Sangat efisien dan keren menurut saya. Btw saat itu saya belum jadi fotografer dan saya sangat terkagum - kagum akan gear dan setting ruangan yang dimiliki studio tersebut.


baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer


Sekarang kita bahas lantai, warna lantai juga akan mempengaruhi bias cahaya kepada objek makanya fotografer biasanya menghindari lantai berwarna abu-abu, biru ataupun hijau.  fotografer cenderung menyukai warna lantai coklat dan putih.


Yang terakhir yang paling penting pada saat mendesain sebuah ruangan atau arsitek pada sebuah foto studio atau kepada fotografer adalah kelistrikan. Karena fotografer di dalam studio pasti membutuhkan lampu atau kelistrikan yang lumayan kuat paling minim saja lampu untuk studio adalah 150 watt, boleh juga menggunakan ring light ataupun lampu continuous yang juga pasti menggunakan watt yang tinggi.


Sekian dulu artikel ini Semoga ada manfaatnya buat teman-teman jangan lupa subscribe channel saya di YouTube kalau mau tahu tentang teknologi-teknologi dan review ya agak berbeda dengan yang saya bahas Disini. Silahkan berkomentar kalau ada yang mau ditanyakan, atau ada bagian yang kurang jelas.


Terima kasih

~Rizky Yudhis~




Tuesday, January 7, 2020

Mengenal Fotografi Arsitektur

Dengan banyaknya gedung gedung jembatan dan pembangunan infrastruktur lainnya, maka ranah fotografi pun ikut terpengaruh akan hal tersebut. Maka timbullah genre fotografi arsitektur.

Yuk bareng-bareng kita mengenal fotografi arsitektur!

Fotografi arsitektur menurut saya adalah sebuah penghormatan kepada desain atau karya orang lain pada sebuah gedung ataupun landscape dan diabadikan melalui fotografi.
Dua hal terpenting dalam fotografi arsitektur menurut saya adalah komposisi dan pencahayaan titik dimana saat kita memotret sebuah gedung kita membutuhkan cahaya yang cukup dan komposisi yang menarik mata.

Komposisi dalam arsitektur bisa berupa garis, pola yang berulang, titik kabur, gelap terang, dan komposisi komposisi lainnya. 

Ini adalah beberapa contoh fotografi arsitektur yang saya ambil mungkin tidak semenarik fotoan fotografer lainnya karena saya juga masih belajar. 






Fotografi arsitektur bisa berupa susunan interior, design interior, tampilan eksterior ataupun tampilan landscape daripada gedung atau struktur yang diinginkan. 
Bagaimana temen-temen? Sudah tertarik untuk fotografi arsitektur, apalagi pada zaman sekarang fotografi arsitektur ini bisa kita lakukan menggunakan Smartphone.

Rizky Yudhis

Instagram : @ryudhis

Berita Rekomendasi :



Monday, January 6, 2020

Apa sih bedanya hasil kamera DSLR dengan smartphone ?

Saat ini smartphone sudah mempunyai teknologi yang cukup tinggi, bahkan juga beberapa mempunyai kamera yang mengklaim memiliki megapixel yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, semakin banyak juga pencarian tentang fotografi menggunakan smartphone ataupun menggunakan handphone. 

Apa sih bedanya hasil kamera DSLR dengan smartphone? Perbedaan mendasar adalah pada sensor, dimana sensor pada DSLR lebih besar dan ukuran megapixel nya juga lebih padat dibandingkan dengan sensor smartphone dan juga megapixelnya.

baca juga :

Jasa Fotografer Samarinda, Fotografer SamarindaJasa Fotografer

Kalau hanya dilihat sekilas memang sepertinya sama saja DSLR ataupun smartphone. Tapi pada saat untuk mengedit di media besar seperti Photoshop dan untuk dicetak dengan ukuran besar maka akan sangat berbeda jauh hasilnya dari DSLR dengan smartphone. 

DSLR akan lebih unggul dalam hal besaran pixel dan cetak. Tapi pengguna fotografi menggunakan smartphone jangan khawatir untuk urusan sosial media, kamera handphone jaman now sudah bisa banget untuk menghasilkan foto yang sangat luar biasa. 

Kamu boleh cek di forum-forum fotografi banyak sekali pengguna handphone yang bisa membuat foto yang mantap. 

Apa yang membuat foto dari handphone bisa jadi mantap? 

Jawabannya adalah konsep dan komposisi. Kadang fotografer pemula belum mengerti akan hal ini sehingga menganggap remeh tentang fotografi. Asal jepret dan tidak menggunakan kaidah-kaidah komposisi sehingga tidak bisa menghasilkan foto yang menarik untuk mata.

baca juga :

Tips Memilih Kamera untuk Pemula, Memilih Kamera, Tips Memilih Kamera

Apa itu komposisi? Nanti blog ini bakal bahas ya jadi stay tune terus di blog ini dan baca artikelnya. 

SeBelum itu temen-temen share dulu artikel ini sampil jawab juga di komentar, kalian punya kamera Dslr atau handphone apa?

Atau kamu ada keresahan yang ingin dipertanyakan nanti bisa juga saya bantu jawab, silakan tulis di kolom komentar.


Rizky Yudhis

Instagram : @ryudhis

Berita Rekomendasi :

Sunday, January 5, 2020

LENSA TERBAIK BUAT PORTRAIT ? PENJELASAN DAN GAMBAR

Lensa Apa sih yang terbaik buat Portrait ?
Saya sering banget dikasih pertanyaan seperti ini, Jawaban dari pertanyaan ini buat kamu yang menanyakan. Adalah sebenarnya  ini semua tergantung kebutuhan, selera dan budget. 

Untuk portrait terutama portrait model atau manusia, biasanya fotografer mempunyai selera yang bermacam-macam. Ada yang menyukai foto, dimana ada seorang model kemudian ditambah dengan elemen-elemen dan keadaan sekitar namun tetap Bokeh tipis2. 

Untuk hal ini biasanya lensa yang paling cocok adalah 35 mm. 

Tapi ada juga yang suka memotret model sebanyak 3/4 frame dan kemudian belakangnya Bokeh, biasanya lensa terbaik untuk ini adalah 50 mm. 

Ada lagi yang suka model betul-betul terpisah dari background-nya, sehingga dibutuhkan Bokeh yang lebih besar dan lebih halus nah ini biasanya lensa yang digunakan adalah lensa tele, itu bisa dimulai dari 85 mm sampai dengan 300mm bahkan lebih. 

Kalau menurut selera saya sendiri, lensa untuk portrait yang terbaik adalah 135 mm f2 ataupun 70 - 200 dengan f2 juga untuk kamera dengan sensor Apsc.

Kenapa menurut saya itu adalah lensa terbaik untuk foto portrait? 

Karena lensa yang lebih panjang bakal membuat distorsi semakin berkurang artinya bentuk wajah model tidak cembung seperti distorsi yang terjadi pada lensa lensa pendek. 

Tapi dalam kenyataannya saya sendiri pun masih menggunakan 50 mm f1. 8 ,dikarenakan keterbatasan dana. Apalagi untuk Nikon yang lensa 50 mm pun sudah hampir Rp 3.000.000 gimana Yang 85mm dan seterusnya. 

Contoh foto dengan 50mm 1.8G Nikkor

Keuntungan lainnya dari menggunakan lensa 50 mm adalah saya jadi lebih mudah berinteraksi dengan model untuk mengarahkan dan memberikan pose-pose ataupun berkomunikasi menyampaikan tujuan foto yang ingin kita capai bersama. Karena jarak saat menggunakan 50 mm hanya sekitar tiga langkah dari model dan ini memudahkan untuk berkomunikasi. 

Sudah ada gambaran untuk lensa portrait terbaik? 
Coba komen di bawah kamu pakai lensa apa dan kamera merek apa? 

Saturday, December 28, 2019

FOTOGRAFI DAN HAK CIPTA

Baru-baru ini terjadi perdebatan tentang copyright di Samarinda. Sebuah institusi membuat banner dengan menggunakan foto yang diambil dari Google Padahal di Google tersebut ada link menuju pemilik foto asli tersebut yang sudah mengupload di Pinterest dan Instagram.

Pada saat pemilik foto meminta kembali hak ciptanya untuk dihargai malah Banyak yang komen, Iklaskan Mas! Coba kasih Watermark! Coba dipatenkan! 

Padahal jelas sekali di peraturan Instagram ataupun Pinterest, ketika seseorang mengupload di situs tersebut maka otomatis orang tersebut akan memiliki hak cipta akan foto tersebut dan tidak boleh digunakan oleh orang lain. 

Apalagi dicetak di medium lain dan didisplay di ruang publik tanpa Pemberitahuan kepada pemilik asli foto tersebut.

Oleh sebab itu sebaiknya fotografer mengetahui akan hal ini akan hak-haknya. Begitu juga para disainer sebaiknya tahu bahwa tidak bisa dengan santainya mengambil gambar tanpa mengetahui source asli dari gambar tersebut. 

Fotografer juga harus tahu bahwa saat mengupload foto di media sosial ada beberapa situs yang menjadikan foto kita jadi bebas dari copyright dan kita harus dan membaca syarat dan persetujuan sebelum mengupload di sosial media tersebut.